top of page

Unmuh Babel dan EMP Bersinergi dalam Program EMPATI-Lingkungan dengan Bagi-bagi Bibit Aren.

Unmuh Babel dan tokoh masyarakat Babel H. Eka Mulya Putra, S.E., M.Si., bersinergi dalam program EMPATI-Lingkungan dengan membagikan bibit Aren sebagai upaya pelestarian lingkungan hidup di Kepulauan Babel. Rektor Unmuh Babel, Ir. Fadhilah Sobri, S.T., M.Eng. mengatakan bahwa semua pihak perlu berkomitmen untuk menjaga kondisi lingkungan hidup di wilayah ini dan mengurangi risiko kerusakan lingkungan akibat aktivitas penambangan timah. "Dibutuhkan kesadaran bersama untuk bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan hidup kita," ujarnya saat penyerahan dukungan berupa bibit Aren dari H. Eka Mulya Putra, S.E., M.Si., (EMP) di kampus Unmuh Babel pada Senin 9 Mei 2023.





Pohon aren dipilih dalam program ini karena memiliki kemampuan untuk tumbuh di semua jenis tanah, termasuk di lahan pasca tambang yang merupakan lingkungan kritis. Selain itu, pohon aren memiliki produktivitas yang tinggi sebagai penghasil gula aren yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Hal ini membuat pohon aren sangat cocok untuk kegiatan rehabilitasi lahan pasca tambang dan juga sebagai alternatif usaha rakyat pasca penambangan timah.


EMP menjelaskan bahwa kegiatan penanaman bibit aren ini merupakan langkah nyata dalam upaya pelestarian lingkungan hidup di Kepulauan Babel. "Dengan menanam bibit aren ini, kita dapat membantu mengurangi risiko kerusakan lingkungan dan mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya melestarikan alam di sekitar mereka," ujar EMP.


EMP yang juga baik di komunitas pecinta alam menegaskan bahwa menanam bukan hanya sekadar aksi simbolik, tetapi merupakan tindakan nyata atas kesadaran kritis kita saat melihat kondisi lingkungan di sekitar. "Kita sebagai aktivis yang juga memperhatikan isu-isu lingkungan harus menunjukkan contoh nyata dan berkomitmen untuk melakukan tindakan nyata dalam menjaga lingkungan hidup kita," kata EMP. Selain itu, Eka juga menambahkan bahwa menanam adalah ajaran dari agama. "Agama mengajarkan kita untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. Dengan menanam, kita menjalankan ajaran agama dan juga berkontribusi dalam pelestarian lingkungan hidup," tambahnya.


Bantuan bibit aren diserahkan secara langsung oleh EMP kepada Kabag Umum dan perlengkapan Unmuh Babel, Umardani Sanjaya, yang selanjutnya akan ditanam di kebun Unmuh Babel dan daerah-daerah kritis lainnya di Pulau Bangka. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membantu pelestarian lingkungan hidup di Kepulauan Babel dan mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya melestarikan alam di sekitar mereka.


Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan hidup di Kepulauan Babel dan menginspirasi masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam upaya pelestarian alam.




56 views1 comment
bottom of page